Mungkin kisah ini bisa menginspirasi,
Hadiah terbesar yang didapatkan pada seorang bayi adalah kehidupan. Lahir di sebuah kota kecil di Jawa Tengah, dari seorang ibu yang berasal dari keluarga pas-pasan di kota itu dan seorang ayah yang hidup sederhana disebuah desa di kota yang sama. Dari seorang ibu yang sejak kecil saudah belajar hidup mandiri untuk membantu kahidupan keluarga dan 4 orang adiknya. Dari seorang ayah yang bertani sejak kecil namun pada akhirnya dapat menyelesaikan pendidkan hingga D3 dan bisa menjadi seorang guru di sebuah sekolah swasta di kota itu. Lahirlah seorang anak laki-laki yang konon pada saat kelahirannya tidak di adzani (katanya sih).
Tahun demi tahun dia pun beranjak menjadi seorang bocah. Orang tuanya menyekolahkannya di TK terdekat dari desa dimana ayahnya tinggal. Jarak dari rumah sampai ke TK memang lumayan jauh, tiap pagi si ibu mengantarkannnya ke pinggir jalan raya untuk mencarikan tebengan untuk anaknya supaya anaknya tak perlu berjalan jauh sampai ke sekolahnya. Sebenarnya dia adalah anak yang pemberani, saat anak-anak di TKnya masih terbiasa ditunggu orang tuanya justru anak ini tak mau jika ditunggui. Namun sepertinya dugaan bahwa anak itu seorang pemberani adalah salah. Seperti layaknya anak kecil dia juga pernah berantem dengan teman sebayanya, tp dia salalu menangis. Sampai-sampai pada alhirnya semua temannya tahu bahwa dia adalah anak yang cengeng.
Satu tahun tak betah di TK anak itupun meminta kepada orang tuanya untuk disekolahkan di SD. Orang tuanya kemudian menyekolahkan si anak ke SD yang jaraknya hanya sekitar 50meter dari rumahnya. Umurnya saat itu masih terlalu muda untuk menjadi siswa SD. Namun tak disangka pada caturwulan pertama anak itu mendapat ranking 1 dikelas. Menjadi seorang bintang kelas selama 6tahun nampaknyan tak membuat anak ini terhindar dari kejahatan teman-temannya. Masih saja dia menjadi korban kejailan teman-temannya karena kecengengannya. Hal ini nampaknya membuat mental anak ini menjadi down, tak percaya diri dalam bergaul. Samapi 6tahun berlalu hingga dia lulus SD dia masih saja menjadi korban kejailan teman-temannya.
Setelah lulus SD dia melanjutkan sekolah ke SMP favorit di kota itu. Dia diterima kareana memang mempunyai nilai UN yang cukup baik. Disini dia menemukan kehidupan baru, kehidupan masyarakat kota, dan juga teman-teman baru. Pada mulanya anak ini khawatir akan mendapat perlakuan yang sama dari teman-teman di SMPnya ini. Namun ternyata tidak, di SMP dia tumbuh menjadi anak yang pandai bergaul, hingga banya teman yang menyukainya. Hobi dan kemampuannya memainkan gitar membuatnya mempunyai banyak teman di SMP. Dia pun tak lagi merasakan kejailan-kejeilan teman-teman SDnya. Saat kelas 8 ada seorang teman dari geng terkeren di SMP itu mengajaknya bermain band bersama teman-temannya yang sangat terpandang sebagai anak-anak keren di SMP itu. Anak ini pun tertarik karena memang dia mempunyai keinginan untuk menjadi seorang anggota band. Mulai saat itu lah dia menjadi lebih terpandang di sekolahnya. Mempunyai banyak teman baik cewek ataupun cowok. Mulai beranjak dewasa anak ini pun mulai mengenal lawan jenis. Cewek sexy itu membuatnya jatuh cinta dan tertarik. Namun dia tak pernah punya nyali untuk mengajaknya berkenalan. Sampai pada akhirnya ada momont dimana mereka saling kenal dan menjadi lebih dekat dan akhirnya jadian.
Hari-hari mereka lalui bersama, waktu istirahat, tambahan pelajaran saat mendekati ujian juga mereka manfaatkan untuk berpacaran. Samapi akhirnya ujian nasional tiba, kelulusan berlalu. Mereka harus berpisah sekolah karena si cewek tak diterima di sekolah yang sama dg si anak. Hubungan mereka mengalamu pasang surut seperti layaknya sebuah hubungan. Akhirnya hubungannya harus kandas dalam usia 3tahun pacaran.
Kehidupan si anak ini nampaknya menjadi membaik ketika dia memasuki SMA, Tak ada lagi teman yang menjailinya sampai keterlaluan seperti saat SD dahulu. Anak ini pun sekarang masuk menjadi band inti di SMAnya. Banyak kejuaraan yang dimenangkan oleh bandnya. Sehingga dia menjadi salah satu anak yang terkenal si SMA itu. Tak ada lagi tangisan karena dijailin sama teman-teman seperti kertika di SD. Seemua teman dia anggap sama.
Dari sebuah kisah singkat yg berantakan ini kita dapat mengambil pelajaran bahwa biarkan kehidupan kita berjalan mengalir bagai air. Karena sesungguhnya kehidupan sudah mempunyai porsinya sendiri.
Sepasang Sendal Jepit
Blog berisi tulisan-tulisan tidak berbobot dan tidak bermutu. mohon maklum sodara-sodara sekalian.
Minggu, 15 Januari 2012
Selasa, 27 Desember 2011
Sekilas tentang sendal jepit.
Sendal jepit adalah sendal yang cara pemakaiannya dijepitkan antara jempol kaki, dan jari telunjuk kaki (entahlah apa namanya). Sendal jepit merupakan sesuatu yang sepele, harganya murah, namun dipakai oleh semua lapisan masyarakat mulai dari pejabat sampai dengan rakyat jelata.
Jangan sekali-kali meremehkan sendal jepit karena sendal jepit berguna untuk kita. Mulai dari sarana bisnis, sampai alat untuk melempar muka orang-orang yang sembrono (harusnya para koruptor kita lemparin mukanya pake sendal jepit).Selain itu, sendal jepit bisa dipake ke sekolah, ke kantor, di dalam rumah, ke kamar mandi / WC, dan kemana aja sesuka anda.
Udah deh cukup segitu aja tulisan pertama di blog ane ini. Sekian. Cusss..!!
Jangan sekali-kali meremehkan sendal jepit karena sendal jepit berguna untuk kita. Mulai dari sarana bisnis, sampai alat untuk melempar muka orang-orang yang sembrono (harusnya para koruptor kita lemparin mukanya pake sendal jepit).Selain itu, sendal jepit bisa dipake ke sekolah, ke kantor, di dalam rumah, ke kamar mandi / WC, dan kemana aja sesuka anda.
Udah deh cukup segitu aja tulisan pertama di blog ane ini. Sekian. Cusss..!!
Langganan:
Postingan (Atom)